Target Entri e-KTP Sulit Tercapai

-MEDAN-

Target Pemko Medan untuk menuntaskan entri data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tahun ini bakal sulit tercapai. Pasalnya,pemerintah pusat belum mengirimkan tambahan 106 alat yang dimohonkan Pemko Medan demi kelancaran program ini. Hingga akhir pekan lalu baru 48 alat yang sampai di Pemko Medan.Walaupun sudah tiba, sebagian peralatan yang dikirim melalui PT Pos Indonesia itu belum lengkap.

“Alat e-KTP itu merupakan pinjaman dari pusat. Itu pun masih jalan di tempat karena alatnya masih belum lengkap,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan Darusalam Pohan di Medan, kemarin. Darussalam menambahkan, belum masuknya seluruh peralatan e-KTP ini menyulitkan pencapaian target penuntasan pada Desember ini.

“Kalau alatnya belum bertambah, kita sulit mengejar target menuntaskan pelayanan e- KTP akhir tahun ini,” terang Darussalam. Sementara itu, Disdukcapil juga sudah memanggil konsorsium, yang terdiri dari PT Indosat, PT Sucofindo, PT Lintas Arta,dan PT Kuadran,secara lisan untuk mendesak percepatan pelayanan e-KTP. “Orangnya datang, tetapi kekurangan alat sampai saat ini juga belum datang,”ucapnya.

Dia menjelaskan,Mendagri Gamawan Fauzi dijadwalkan ke Kota Medan pada Minggu (18/12). Salah satu agendanya adalah melakukan peninjuan pelayanan e- KTP.“Kalau kunjungannya dalam rangka apa saya tidak tahu,tetapi yang jelas akan meninjau pelayanan e-KTP,”ucap Darussalam yang sedang berada di Sibolangit untuk pelaksanaan outbond Pemko Medan.

Sementara,Walikota Medan Rahudman Harahap belum bisa memastikan kapan 106 alat e-KTP yang dipinjamkan dari pusat tiba di Medan. Namun, kata dia, Disdukcapil akan memanggil konsorsium Desember ini.“Jadi belum tahu pasti kapannya. Karena tanggal 18 Desember ini, Mendagri akan datang ke Kota Medan,” jelasnya singkat.

Saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI masih melakukan evaluasi di Disdukcapil Kota Medan untuk mencari permasalahan yang terjadi seputar pelayanan e-KTP. “Selama satu bulan BPK yang berkoordinasi dengan BPK Sumut meninjau e-KTP di Disdukcapil Medan untuk mengetahui apa saja yang menjadi kekurangan dalam pelayanan e-KTP di seluruh kecamatan,” ujar Inspektorat Pemko Medan Farid Wajedi.

Selain itu,BPK yang juga turunke kecamatan di Kota Medan. Mereka juga akan melakukan evaluasi program nasional itu di Sumatera Utara,khususnya Deliserdang.“ Selain di Medan,Seluruh Sumut juga akan dievaluasi BPK, bagaimana persiapan e- KTP,”katanya mengakhiri.

Sumber : waspada.co.id, Selasa, 13 Desember 2011